Persitiwa fenomena alam kembali terjadi setelah hebohnya video amati langit terbelah yang dimuat naik ke Youtube. Fenomena alam ini terjadi di dua tempat dan sudah berlangsung agak lama.
Kejadian pertama di Kota Besar Padang pada tarikh 14 Mac 2010 sedang di Yogjakarta pada 11 Jun, 2010. Ketika itu langit dalam keadaan cerah dan nampak terbelah dengan garis pembatas seperti awan berwarna biru langit. Sangat indah seperti hamparan permaidani.
Merebaknya pemberitaan tentang kejadian alam tersebut membuat masyarakat Padang dan Yogjakarta dilanda cemas ketika kemudian dihubungkan dengan peristiwa gempa bumi yang terjadi di dua tempat tersebut.
Menurut maklumat Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofosika (BMKG) fenomena langit terbelah boleh terjadi pada bila-bila sahaja dan tidak boleh diramal.
Sedangkan menurut penyelidik di Pusat Sains Atmosfera dan Iklim, Thomas Djamludin mengatakan bahawa fenomena alam tersebut merupakan kejadian alam yang disebut sebagai dark crepuscular.
Hal tersebut terjadi dalam keadaan langit terang namun terdapat garis jelas. Garis gelap itu sendiri terjadi akibat padat besar yang menghalang radiasi cahaya.
Korban kita biarlah sempurna
-
RENUNGAN AIDIADHA
Saya tidak korban tahun ini hanya memerhati dan melihat saja kegiatan atau
upacara kebajikan itu. Itu pun lihat dari gambar dan video yan...
15 hours ago

0 comments:
Post a Comment